1
EquityWorld Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah semakin dalam. Kurs rupiah pada perdagangan di pasar spot, melemah ke level Rp14.822 per USD.

Kondisi rupiah yang terus melemah, membuat ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan rupiah mustahil menguat dalam waktu cepat. Karena pelemahan rupiah yang semakin dalam ini sulit diredam.

“Pelemahan rupiah diproyeksi akan berlanjut hingga tahun depan dan menembus batas psikologis Rp15.000. Untuk kembali ke level Rp14.000 hampir mustahil dalam waktu dekat,”

Bhima mengatakan pelemahan ruipiah yang semakin dalam disebakan tekanan krisis ekonomi di Turki dan Argentina yang merembet ke negara berkembang. Sehingga menimbulkan kekhawatiran para pelaku pasar global.

“Kondisi ini diperparah oleh rencana kenaikan Fed rate pada akhir September ini. Akibatnya investor melakukan flight to quality atau menghindari risiko dengan membeli aset berdenominasi dolar AS. Indikatornya index dolar AS naik 0,13% ke level 95,2. Index dolar merupakan perbandingan kurs dolar AS dengan 6 mata uang lainnya.”

EquityWorld Futures