Equityworld Futures – Pengelola Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, memperkirakan puncak arus mudik di bandara setempat terjadi pada sehari sebelum Idul Fitri 1437 Hijriah.

“Kami prediksi puncak mudik terjadi sehari sebelum Lebaran,” kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Trikora Harjo di Kuta, Kabupaten Badung, Rabu.

Sebaliknya, puncak arus balik diprediksi terjadi dua hari setelah Lebaran.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik dan tingginya kedatangan wisatawan baik domestik maupun internasional, pengelola Ngurah Rau menyiapkan sedikitnya 1.500 personel gabungan baik untuk pelayanan dan keamanan dari petugas bandara setempat, Polsek Kawasan Bandara Ngurah Rai, Brimob Polda Bali, Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI AL, TNI AU, TNI AD, Air Navigation, Basarnas dan Otoritas Bandara.

Trikora menyatakan arus mudik tahun ini turun sekitar dua persen karena tidak berbarengan dengan libur sekolah melainkan libur sekolah yang sudah mendahului.

Trikora menyatakan arus mudik tahun ini turun sekitar dua persen karena tidak berbarengan dengan libur sekolah melainkan libur sekolah yang sudah mendahului.

Trikora menyatakan arus mudik tahun ini turun sekitar dua persen karena tidak berbarengan dengan libur sekolah melainkan libur sekolah yang sudah mendahului.Trikora menyatakan arus mudik tahun ini turun sekitar dua persen karena tidak berbarengan dengan libur sekolah melainkan libur sekolah yang sudah mendahului.

Bandara Ngurah Rai menerima 226 jadwal penerbangan tambahan yang diajukan tujuh maskapai penerbangan, dua di antaranya merupakan maskapai internasional. – Equity world Futures