Raja Spanyol kutuk korupsi dalam pidato Natal

Madrid (ANTARA News) – Raja Spanyol Felipe VI mengutuk korupsi dalam pidato pertamanya di malam Natal namun tidak secara khusus menyebut adik perempuannya, Christina de Borbon, yang Senin nanti akan diadili untuk kejahatan pajak.

Felipe bertahta pada Juni setelah ayahnya Juan Carlos mengundurkan diri menyusul skandal yang menjatuhkan popularitasnya, termasuk kejahatan penipuan pajak yang dituduhkan pada anak perempuannya, Christina. Christina adalah keluarga bangsawan Spanyol pertama yang diadili.

Penyelidikan terhadap Christina dan suaminya, Inaki Urdangarin, adalah satu dari sejumlah kasus korupsi tingkat tinggi yang menyebabkan rakyat Spanyol marah setelah krisis ekonomi besar yang melanda negara itu.

“Kita tidak boleh ragu membasmi korupsi dari akarnya,” kata Felipe dalam pidato natal pertamanya di televisi.

Raja baru itu, yang menuai popularitas tinggi dalam survei, telah mengambil langkah-langkah untuk melakukan modernisasi pada kerajaan setelah menghapus hak dan kewajiban bangsawan dari dua adik perempuannya, yang bukan lagi bagian resmi dari keluarga kerajaan.

Felipe juga menyeru “kekuatan dalam persatuan” di negara yang diancam oleh gerakan separatis Katalunya. Tahun lalu televisi publik Katalunya tidak menayangkan pidato Natal Raja Juan Carlos sebagai bentuk protes atas sikap pemerintah terkait isu-isu tertentu.

(Uu.G003)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2014