Roma (ANTARA News) – Valentino Rossi kembali ke podium teratas Moto GP dengan kemenangan di kandang sendiri di Grand Prix San Marino pada Minggu, sedangkan pemuncak klasemen Marc Marquez mendapat masalah dan hanya mampu finis di posisi ke-15.

Kemenangan di Misano, sirkuit di timur Italia yang paling dekat dengan kampung halamannya, merupakan yang pertama dalam 15 bulan bagi pebalap Yamaha berusia 35 tahun ini dan mengakhiri rekor 100 persen Honda pada musim ini.

Pebalap Spanyol Marquez, yang memulai balap dari baris kedua dan sedang mengejar menyamai rekor 12 kemenangan dari 13 balap sejauh ini pada musim ini, kehilangan kendali sepeda motornya saat balap menyisakan 19 putaran, dengan mesin yang tergelincir di bawahnya saat ia sedang melakukan pengereman.

Pebalap 21 tahun itu kemudian kesulitan untuk menghidupkan sepeda motor Hondanya, dengan dibantu dorongan para Marshal.

Kemenangan perdana Yamaha pada mesin ini dilengkapi dengan finis satu-dua, di mana pebalap Spanyol Jorge Lorenzo, yang menjadi pemenang di Misano untuk tiga tahun terakhir, menduduki urutan kedua pada empat balap beruntun setelah start dari posisi terdepan.

Rekan setim Marquez, Dani Pedrosa, finis di peringkat ketiga.

Kemenangan terakhir Rossi didapatnya di Assen, di Belanda, pada Juni tahun lalu, dan kemenangan pada Minggu merupakan yang ke-81 kalinya bagi juara dunia sembilan kali ini di kategori teratas dan ke-107 di semua kelas. Itu juga membuat rekor nilainya sepanjang masa berada pada koleksi angka 5.012.

Marquez melihat keunggulannya atas Pedrosa terpangkas menjadi 74 angka dari 89 angka, dengan Rossi yang tertinggal satu angka di belakang.

Rossi mania

Didukung oleh ribuan penggemar, Rossi mengambil alih posisi pemimpin balap setelah tiga putaran dan tetap bertahan di depan setelah melalui pertarungan awal dengan Lorenzo dan Marquez untuk mengunci kemenangan perdananya di tanah Italia sejak 2009.

“Kami tahu bahwa untuk berusaha menang di sini kami memerlukan tangan,” ucapnya sambil tersenyum setelah melintasi garis finis dengan keunggulan 1,578 detik atas Lorenzo.

“Dan ini fantastis. Untuk kembali dengan kemenangan, yang pertama kali di musim ini, dan untuk melakukannya di depan semua penonton merupakan sesuatu yang istimewa.”

Kemenangan ini memuncaki akhir pekan penuh perayaan bagi Yamaha, yang menandai perayaan ke-50 dari gelar dunia pertama mereka yang didapat dari pebalap Britania Raya Phil Read.

Jatuhnya Marquez, yang membuat ia harus kembali berjuang dari posisi ke-20 dan terakhir, merupakan kesalahan besar pertamanya di balap pada musim yang begitu ia dominasi, dan ini merupakan jatuhnya dia untuk pertama kalinya sejak grand Prix Italia di Mugello pada Juni tahun lalu.

Pebalap Spanyol itu start dari posisi keempat dan tidak menghuni baris terdepan untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Ia sekarang akan harus menunggu sampai balap berikutnya di Spanyol, di Sirkuit Aragon pada 28 September, untuk menyamai rekor pebalap Australia Mick Doohan yang ditorehkan pada 1997 yakni 12 kemenangan dalam semusim di kategori teratas – juga bersama tim Repsol Honda, demikian Reuters.

(H-RF)

Editor: Ruslan Burhani