Equityworld Futures – Sentimen konsumen Australia naik 2.0 persen pada bulan Agustus dibandingkan dengan bulan Juli, menyusul pemotongan suku bunga yang diterapkan oleh Bank Sentral Australia (RBA) ke level rendah baru pekan lalu.

dolar_australia

Indeks sentimen konsumen yang dirilis oleh The Westpac Melbourne Institute pada Rabu (10/Agustus) pagi ini naik 2.0 persen menuju level 101.0 pada bulan Juli, mengindikasikan bahwa ada lebih banyak konsumen yang optimis daripada konsumen yang pesimis di Australia meskipun secara fraksional.

Perolehan tersebut meningkat dengan perbandingan empat dari lima komponen yang disurvei, menguat pada bulan Agustus. Satu-satunya komponen yang melorot adalah persepsi terhadap outlook ekonomi dalam lima tahun ke depan, dimana ada penurunan sebanyak 0.7 persen secara marginal. 4.3 persen keuangan keluarga diprediksi melonjak tahun depan.

“Respon terhadap perkembangan ini sudah lebih tenang dibandingkan saat pemotongan suku bunga sebelumnya,” kata Bill Evans, Kepala Ekonom Westpac yang dikutip oleh MarketWatch.

Pengaruh Politik

Pada bulan Mei, Kepercayaan konsumen meningkat 8.5 persen menurut survei Westpac. Pengaruh politik kemungkinan ikut andil dalam angka kepercayaan konsumen lalu. Hasil pemilu yang mengembalikan koalisi partai National Liberal ke pemerintahan diperkirakan turut diperhatikan oleh para responden survei, kata Evans.

Merespon laporan ini, Dolar Australia mendaki kenaikan terhadap Dolar AS, dengan AUD/USD yang diperdagangkan pada kisaran 0.7691, naik 0.25 persen dari posisi sebelumnya.

Selain Sentimen Konsumen, Australia juga merilis data pinjaman perumahan untuk bulan Juni yang naik 1.2 persen, dibawah kenaikan 2.4 persen yang diperkirakan untuk basis MoM. Investasi finansial perumahan untuk bulan Juni juga ikut naik 3.2 persen, di bawah 3.9 persen bulan lalu. Siang nanti, Gubernur RBA, Glenn Stevens, dijadwalkan akan menyampaikan pidatonya. – Equity world Futures