PT Equityworld Samarinda – Indonesia telah memblokir lebih dari 70.000 situs web yang menampilkan konten “negatif” seperti pornografi atau ideologi ekstremis di bulan pertama penggunaan sistem baru untuk membantu membersihkan internet dari materi berbahaya, kata menteri komunikasi tersebut kepada Reuters.

Negara berpenduduk mayoritas Muslim terpadat di dunia itu telah meningkatkan upaya untuk mengendalikan konten online setelah terbitnya cerita-cerita tipuan dan ucapan kebencian, dan di tengah undang-undang anti pornografi yang kontroversial yang didorong oleh partai-partai Islam.

Yang disebut “sistem perayapan” yang dikembangkan oleh sebuah unit Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang dikelola negara diluncurkan pada bulan Januari, dengan menggunakan 44 server untuk mencari konten internet dan mengeluarkan peringatan saat ditemukan materi yang tidak tepat.

“Kami hanya memasukkan beberapa kata kunci di sana, kebanyakan dari mereka adalah pornografi,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, yang menggunakan satu nama.

PT Equityworld : “Karena setelah 2017 kita telah memblokir hampir 800.000 situs dan lebih dari 90 persen (ini adalah) pornografi,” kata menteri tersebut.

Menurut data kementerian, sistem yang dipasang dengan biaya sekitar $ 15 juta, membantu memblokir 72.407 situs pornografi di bulan Januari.

Kementerian juga bertindak untuk mendapatkan konten dari platform media sosial jika ada keluhan dari masyarakat.

Indonesia mengancam tahun lalu untuk memblokir Messenger WhatsApp Facebook (NASDAQ: FB) Inc, yang banyak digunakan di negara ini, kecuali gambar Graphics Interchange Format (GIF) yang tidak benar yang diberikan oleh pihak ketiga telah dihapus.

Pihak berwenang juga memblokir akses ke beberapa saluran pada layanan pesan terenkripsi Telegram tahun lalu, dengan mengatakan bahwa pihaknya memiliki beberapa forum yang “penuh dengan propaganda radikal dan teroris”.

Google, yang dimiliki oleh Alphabet (NASDAQ: GOOGL) Inc, mengeluarkan 73 aplikasi terkait LGBT dari Play Store-nya bulan lalu, termasuk aplikasi kencan gay terbesar di dunia, Blued, atas permintaan dari Indonesia, kata seorang pejabat kementerian komunikasi.

Komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender menghadapi tindakan keras di Indonesia dan pejabat tersebut mengatakan bahwa isi dari aplikasi tersebut bertentangan dengan norma budaya dan mengandung konten pornografi. Google menolak berkomentar.

PT Equityworld Samarinda : Sistem web baru di Indonesia memblokir lebih dari 70.000 situs ‘negatif’

Rudiantara mengatakan bahwa hubungan dengan perusahaan media sosial dan raksasa teknologi membaik dan membuat beberapa perbedaan pendapat dengan perbedaan mengenai apa, misalnya, merupakan pornografi.

“Bagi kami mungkin itu pornografi, karena kami mengacu pada hukum pornografi di Indonesia. Tapi untuk bagian lain dunia, mereka bilang itu bukan pornografi, itu seni,” katanya.

“Tapi sekarang semakin membaik, terutama saat kita mempertimbangkan konten yang terkait dengan radikalisme, terorisme … Atas konten itu, saya pikir mereka merespons dengan sangat cepat,” katanya.

Menteri tersebut juga mengatakan bahwa sembilan perusahaan teknologi, termasuk Google dan Facebook, baru-baru ini berjanji untuk membantu pihak berwenang melawan berita palsu dan pidato yang membenci saat pemilihan mendatang di negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. PT Equityworld Samarinda