Equityworld Futures – Swiss National Bank (SNB) mempertahankan suku bunga tidak berubah, menjelang pemungutan suara Inggris pada keanggotaan Uni Eropa.

yang memiliki potensi untuk mempersulit pembuatan kebijakan moneter di seluruh dunia.

SNB, yang mata uangnya dicari oleh investor pada saat krisis, mempertahankan suku bunga deposito di minus 0,75 % pada Kamis ini.

Equityworld: Menurut perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Uni Eropa Pertemuan

Mengatakan mata uang franc tetap signifikan dinilai terlalu tinggi.

Iia juga menegaskan ancamannya untuk melancarkan intervensi mata uang pasar jika diperlukan.

Franc telah dihargai lebih dari 2 % sejak awal bulan dan mencapai level tertinggi terhadap euro di tahun 2016 pada hari Selasa.

Terkait kekhawatiran pasar tentang kemungkinan Inggris untuk meninggalkan blok tersebut.

Yang memiliki potensi untuk mempersulit pembuatan kebijakan moneter di seluruh dunia.

SNB, yang mata uangnya dicari oleh investor pada saat krisis, mempertahankan suku bungadeposito di minus 0,75 % pada Kamis ini.

Menurut perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Dengan jajak pendapat pekan ini memberikan “pencarian” menjelang pemungutan suara pada 23 Juni nanti. Equity World Futures

Selain itu, poling pada hari Senin juga menunjukkan bahwa pendukung Brexit sudah berkurang setelah pada survei sebelumnya pekan lalu mengalami peningkatan.

Saat berita ini diturunkan, pair GBP/USD berada di level harga 1.466 per dolar AS

Sedangkan pair EUR/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1.127 per dolar AS.

Beberapa analis masih meyakini bahwa referendum ini masih terlalu cepat untuk diadakan

Sehingga membuat suasana tegang diantara para investor pasar finansial karena terdapat kekhawatiran jika Inggris keluar dari Uni Eropa.

Apabila Brexit benar-benar terjadi maka hal tersebut bisa jadi akan mengganggu pertumbuhan ekonomi dan menyebabkan kekacauan bagi bank-bank dan pasar finansial secara global.

Sementara itu, adanya kasus penembakan anggota parlemen Inggris yang kontra terhadap Brexit pekan lalu berhasil membuat Sterling kembali naik.

Sebesar lima persen menjadi sekitar 1.40 per dolar AS dari penurunan di sesi sebelumnya.

Namun, beberapa bank memprediksi bahwa Sterling bisa jadi akan mengalami penurunan ke level harga 1.30 per dolar AS jika hasil referendum besok menunjukkan bahwa Inggris keluar dari Uni Eropa.