Browsing Tag

equityworld-futures samarinda – Samarinda – Terkait rencana pemerintah yang akan membangun Rusunawa di kawasan itu

SAMARINDA. Pemkot Samarinda dianggap tidak serius membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di eks lokasi kebakaran di Jalan Slamet Riadi, Karang Asam Ilir. Pernyataan ini pun mendapat bantahan. Plt Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Hermanto menyebut, pihaknya saat ini masih melakukan kajian untuk merealiasasikan rencana tersebut. “Kami tidak pernah ngomong seperti itu. Jika sudah ada kepastian (rencana pembangunan Rusunawa, red) baru kami sampaikan ke Pemprov soal itu,” kata Hermanto. Sejauh ini pihaknya masih melakukan kajian soal perhitungan luas lahan dan pemanfaatannya untuk Rusunawa. “Bentuknya nanti dalam berkas perencanaan. Isinya berapa luas yang diperlukan untuk Rusunawa dan berapa yang bisa dimanfaatkan pemprov,” tambahnya. Dia mengaku sempat terkejut saat mendengar pernyataan bahwa pemkot telah menyerah membangun faslitas berupa rumah susun di area itu. Hal itu karena selama ini belum ada pembahasan lebih lanjut. Kemudian dia juga menyebut pihaknya harus menyelesaikan kajian yang diperlukan untuk rencana itu. “Bingung juga saya kalau sudah dibilang menyerah. Kami masih kaji dan hitung semua kemungkinannya kok,” katanya. Namun jika Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim yang ambil alih pekerjaan tersebut, kata Hermanto, hal itu tidak akan jadi masalah. Pasalnya, ia menilai permasalahan ini sudah menjadi kepentingan publik yang mesti segera diantisipasi. “Jadi tidak usah pakai ego sektoral lah. Tujuannya kan memang untuk kepentingan orang banyak. Kalau ada dananya silakan saja bangun,” ketusnya. Dia menyebut dalam hal ini pemkot baru mulai membuat perencanaan. Apalagi keputusan untuk pembangunan Rusunawa baru diketahui bulan lalu. “Kan perlu waktu. Saat ini kami masih hitung luasan lahan yang diperlukan. Mana bisa cepat kalau untuk buat perencanaan itu,” paparnya. Sementara itu, para korban kebakaran sudah mulai mendirikan bangunan di area tersebut. Padahal Pemprov Kaltim sudah memasang plang larangan agar area yang menjadi aset pemprov tersebut tetap kosong dari berbagai jenis bangunan. “Kami membangun rumah di sini sifatnya sementara. Sewaktu-waktu diambil pemerintah, kami siap memberikannya,” kata Maulida (32) warga sekitar kepada Sapos. Terkait rencana pemerintah yang akan membangun Rusunawa di kawasan itu, warga RT 36, Kelurahan Karang Asam Ilir ini mendukung. Walau demikian dia berharap sosialisasi mengenai hal itu dilakukan jauh-jauh hari sebelum rencana itu direalisasikan. “Jadi kami bisa siap-siap. Tujuan kami mendirikan bangunan di sini untuk menghindari uang sewa. Lumayan kalau bisa ditempati hingga tahun depan,” jelasnya. (aya/nha)

Warga Keburu Dirikan Rumah Kembali

Equity world futures - Pemkot Samarinda dianggap tidak serius. Pernyataan ini pun mendapat bantahan. Plt Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Her...