Bekasi (ANTARA News) – Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi Tri Adhiyanto memastian terjadinya perubahan jalur Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di wilayah Kota Bekasi.

“Memang akan terjadi perubahan jalur, namun tidak akan mengubah secara signifikan perencanaan yang telah dibuat,” katanya di Bekasi, Minggu.

Menurut dia, perubahan jalur itu terjadi di Jalan Raya Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, dengan pertimbangan menjaga estetika tata ruang etalase Kota Bekasi.

“Perubahan jalur ini tidak lebih dari satu kilometer,” katanya.

Menurut dia, pengerjaan proyek Tol Becakayu tahap I saat ini tengah bergulir melalui kegiatan pemancangan tiang jalan di kawasan Sumber Artha hingga Jaka Sampurna, Kota Bekasi.

“Baru pada tahap kedua nanti pembahasan jalur akan dilakukan bersama dengan pihak terkait, termasuk Kota Bekasi. Namun khusus untuk jalur di Ahmad Yani dipastikan berubah,” katanya.

Sementara itu, Kabid Perencanaan Tata Ruang Dinas Tata Kota Bekasi Erwin mengatakan Pemerintah Kota Bekasi sudah menyampaikan larangan apabila jalan tol Becakayu melalui jalan Ahmad Yani.

Sebagai alternatifnya, kata dia, jalan tol tersebut akan melalui Jalan Kemakmuran, Jalan Perjuangan, dan kemudian berakhir di Jalan Ganda Agung.

“Karena memang proyek ini sudah mangkrak sejak 1998, sehingga wajar saja perencanaan gambar tidak sesuai,” katanya.

Menurut dia, pemerintah pusat sebelumnya menginginkan jalan tol tersebut melalui Jalan Ahmad Yani yang menyambung depan Kantor Wali Kota, Jalan Perjuangan dan berakhir di Jalan Ganda Agung.

“Jika konsep itu diterapkan, maka dikhawatirkan akan merusak estetika wajah Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani,” katanya.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2015