Palembang (ANTARA News) – Warga Palembang, Sumatera Selatan, kecewa atas kekalahan tim kesayangannya Sriwijaya FC 2-0 dalam final Piala Presiden 2015, melawan Persib Bandung, Minggu malam.

“Permainan kesebelasan Sriwijaya FC malam ini kurang memuaskan, padahal pertandingan ini sangat dinantikan dan diharapkan laskar wong kito menjadi juara,” kata Samsul Rizal salah seorang warga peserta nonton bareng di RRI Palembang, Minggu.

Setelah selama berbulan-bulan asap kebakaran hutan dan lahan yang bisa mematikan, malam ini mereka sedikit diberi hiburan walau jagonya kalah.

Menurut dia, banyak peluang tim SFC membobol gawang Persib Bandung, namun tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Kekalahan malam ini sangat mengecewakan, walaupun tim SFC secara umum masih cukup baik karena bisa menduduki peringkat kedua, katanya.

Radio Republik Indonesia stasiun Palembang, Sumatera Selatan , menggelar nonton bareng pertandingan sepak bola tim kesayangan warga kota setempat Sriwijaya FC melawan Persib Bandung.

Nontong bareng pertandingan sepak bola tersebut digelar di aula RRI Palembang, Minggu malam, terbuka untuk umum secara gratis.

Petugas RRI Palembang, Ima Maya, mengatakan pihaknya berupaya memfasilitasi publik Palembang menyaksikan babak final piala presiden antara Sriwijaya FC melawan Persib Bandung.

“Kami hari ini menggelar nonton bareng di Aula RRI Palembang Jalan Radio No.2 KM 4 Palembang memfasilitasi pendukung Sriwijaya FC yang tidak memiliki kesempatan nonton bersama-sama secara langsung di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta,” ujarnya.

Untuk menambah semarak acara nonton bareng, panitia menyiapkan kuis dengan sejumlah hadiah menarik.

Acara nonton bareng mendapat sambutan cukup besar dari masyarakat pencinta olahraga sepak bola di Bumi Sriwijaya, karena dengan nonton bareng bisa mengomentari permainan dan meluapkan kegembiraan bersama, kata dia pula.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2015