PT Equityworld Futures : Pengumuman Fed Dinanti, Harga Emas Terus Turun Seiring Kenaikan Yield Obligasi AS

Liquid gold is poured to form gold dore bars at Newmont Mining’s Carlin gold mine operation near Elko, Nevada May 21, 2014. REUTERS/Rick Wilking

Equityworld Futures – Harga emas terus turun di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS. Investor juga menunggu keputusan kebijakan terbaru Federal Reserve AS untuk mengamati petunjuk lanjutan tentang arah kebijakan moneter bank sentral.

Harga emas berjangka makin turun 0,58% ke $1.768,55 per troy ons. Indeks dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik dengan emas, kian menguat 0,19% di 91,062.

Sedangkan, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik 0,97% ke 1,638 hingga.

The Fed akan menyampaikan keputusannya dini hari nanti. Investor juga akan memantau pidato Presiden AS Joe Biden pada sesi bersama di Kongres AS pada hari yang sama untuk mencari petunjuk tentang langkah-langkah stimulus lanjutan.

Conference Board (CB) Consumer Confidence index juga naik ke 121,7, level tertinggi 14 bulan, di bulan April. Peningkatan tingkat vaksinasi COVID-19 dan langkah-langkah stimulus fiskal tambahan, yang memungkinkan lebih banyak bisnis dibuka kembali, juga berkontribusi pada pemulihan ekonomi yang lebih kuat.

Di Asia, penjualan ritel Jepang naik 5,2% di bulan Maret tahun ke tahun, laju tercepat dalam lima bulan. Angka tersebut lebih besar dari kenaikan 4,7% menurut perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com dan kontraksi 1,5% di Februari.

Prospek ekonomi yang lebih cerah membuat investor berpaling dari logam kuning safe haven.

Seputar COVID-19, AS akan membantu India dalam menangani rekor jumlah kasus COVID-19 terakhir, yang melampaui 17,6 juta kasus pada 28 April, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Pada logam mulia lainnya, perak jatuh 1,49% ke 26,017, dan platinum turun 0,62% di 1.225,50, sementara palladium turun 0,70% di 2.926,00 setelah mencapai rekor tertinggi $2.941 pada hari Senin.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp4.000 dari Rp930.000 pada Selasa menjadi Rp926.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia.

Equityworld Futures